Apa itu UX (user experience)?

15 March 2019 · Design

Don Norman, pemilik jabatan User Experience Designer pertama di dunia saat bekerja di Apple, menyebutkan ada tiga level dalam pengalaman pengguna menggunakan sebuah produk. Ketiga level ini dikenal sebagai Norman’s Three Level of Design.


Saat berinteraksi dengan sebuah produk setiap pengguna mengalami emosi tertentu. Emosi ini yang mempengaruhi pengalaman pengguna dan dibagi dalam tiga level berbeda namun semuanya saling berkaitan.

Level yang pertama berkutat di tampilan fisik sebuah produk yang Norman sebut sebagai Visceral Design.

This level of design refers to the perceptible qualities of the object and how they make the user/observer feel.

Saya akan mengambil contoh Quora. Saat pertama kali menggunakan aplikasi seluler Quora, kesan pertama saya adalah enak dibaca. Apakah saya akan menggunakannya apabila tampilannya seperti koran Lampu Hijau dan mengaitkannya dengan sumber pengetahuan? Tentu tidak.

Level yang kedua berkaitan dengan kegunaannya (usability) dan disebut dengan Behavioral Design.

…has to do with the pleasure and effectiveness of use.

Tampilan Quora saja tidak cukup untuk membuatnya sebagai aplikasi terbaik di mata saya, apa saja yang bisa saya lakukan di dalamnya? Saya lalu tahu saya bisa menjelejahi topik yang saya sukai, membuat pertanyaan, hingga menulis jawaban dengan mudah.

Terakhir adalah tingkatan tertinggi berupa refleksi diri yang disebut Reflective Design.

…considers the rationalization and intellectualization of a product. Can I tell a story about it? Does it appeal to my self-image, to my pride?

Apa saja manfaat Quora bagi saya? Apa yang saya dapatkan dari membaca Quora? Apa yang saya dapatkan dari rajin bertanya atau menjawab di Quora? Semua orang memiliki jawaban masing-masing untuk ketiga pertanyaan ini.

Saya sendiri menjawab karena ingin berbagi pengetahuan dan merasa beruntung mendapat penghargaan Penulis Terbaik dari Quora. Penghargaan ini juga akhirnya mempengaruhi refleksi saya menggunakan Quora.

Jadi, apa itu user experience? Emosi.


Catatan: Ini adalah salinan jawaban saya di Quora. Saya akan menulis ulang jawaban yang saya suka di Quora ke dalam blog saya.


Have any questions or comments about this post? Contact me using the form on this page or on Instagram at @RifatNajmi.